Memisahkan Limit Bandwidth Local dan Bandwidth Internet Biznet Menggunakan Mikrotik [Dasar]

Kali ini saya mau share cara untuk limit bandwidth local (jaringan internal) dan limit bandwidth ke internet menggunakan mikrotik pada provider Biznet untuk SoHo (small office home office). Untuk materi dasar QoS disini akan menggunakan fitur simple queues. Ketika konfigurasi simple queues tidak teliti rencana ingin limit akses ke internet namun akses ke jaringan internal juga ikut ter-limit. Biar lebih jelasnya berikut ilustrasi topologinya :
topologi

Karena kebutuhan internal SoHo banyak berupa file sharing antar client, maka disini harus diberikan bandwidth yang maksimal, yaitu sesuai kapasitas port switch/router/laptop untuk fastethernet up to 100Mbps, sedangkan akses ke Internet dibatasi per client up to 10Mbps.

Caranya masuk ke Queues-> Simple Queues->add queue, masukkan target ip address client, tentukan destinationnya “interface” yang terhubung ke Internet, dan tentukan maximal limit upload dan download nya.

[admin@KHSNNDZF] > queue simple add name=PC1-Internet target=10.10.10.38 dst=pppoe-out-Biznet max-limit=10M/10M

limit-pc

Test akses jaringan internal setelah dilakukan limit tersebut.test-local

Test akses ke jaringan internet
speedtest-inet

Dari konfigurasi diatas, ketika saya memasukkan dst (Destination Address) mengguanakan interface yang terhubung ke internet Biznet itu adalah kunci untuk melimitasi bandwidth ke arah internet, namun akses ke jaringan local akan maksimal.

Berikut konfigurasi yang kadang keliru, mengakibatkan akses ke internet maupun local terkena limit rule tersebut.

[admin@KHSNNDZF] > queue simple add name=PC1-Local+Internet target=10.10.10.38 max-limit=50M/50M

Ketika dst dikosongin, maka rule tersebut akan melimitasi akses baik ke internet maupun ke local, seperti berikut :
speedtest-inet-2

test-local-2

Tetapi terkadang ada juga kebutuhan lainnya dimana akses ke internet di limit dan akses ke local pun di limit, disini perlu adanya 2 rule, dimana rule pertama digunakan untuk limit akses ke internet dan rule kedua digunakan untuk limit akses ke local. berikut konfigurasinya :

[admin@KHSNNDZF] > queue simple add name=PC1-Internet target=10.10.10.38 dst=pppoe-out-Biznet max-limit=10M/10M

[admin@KHSNNDZF] > queue simple add name=PC1-Local target=10.10.10.38 dst=ether-2 max-limit=50M/50

Rule pertama seperti konfigurasi sebelumnya diatas yaitu dst diisi interface yang terhubung ke internet untuk melimitasi akses ke internet, sedangkan rule kedua dst diisi gateway dari client.

Selamat mencoba 🙂

Advertisements

Author: admin@khsnndzf

Good People

2 thoughts on “Memisahkan Limit Bandwidth Local dan Bandwidth Internet Biznet Menggunakan Mikrotik [Dasar]”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s