Welcome February

Hampir 2 bulan fakum dari blog ini khususnya nulis artikel karena gak punya laptop, jujur aja sih meskipun orang IT tapi gak punya laptop pribadi (miris banget). Selama 2 bulan kemarin kebetulan baru pindah devisi kerja dan lebih fokus untuk menyesuaikan diri ditempat baru. Dan akhirnya saat ini Februari mulai bisa ngerasain nulis lagi meskipun bukan pakai laptop sendiri setidaknya ada waktu luang untuk nulis ini dengan laptop kantor. Mungkin kalau ada timbangan badan aku lebih milih untuk mundur, soalnya 2 bulan ini ngerasa BB turun drastis karena tidur yang gak teratur (malah  curhat).

“Welcome February” semoga setelah menulis ini bisa aktif lagi untuk berbagi apapun yang telah aku baca dan pelajari.

 

Tkg Ping!!!

Saat berniat untuk menikah, Allah bukakan pintu rezeki

(Ar-Raĥmān):16 – Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Ada 114 surat dalam alquran, tapi lebih sering saya baca surat ar-rahman setelah surat al-mulk. Makna yang terkandung didalamnya tidak ada satupun keraguan bagi saya.

Berawal dari bercermin diri saat usia akan memasuki umur 24tahun, saya bertekad untuk mulai fokus menuju sunnah rasul yaitu menikah. Mencoba berkonsultasi dengan beberapa saudara dan keluarga ahirnya tepat seminggu setelah lebaran idul fitri 2016 orang tua berkunjung ke rumah calon dengan maksud dan tujuan untuk memperkenalkan diri namun ada beberapa tuntutan pekerjaan saya tidak bisa ikut ke rumah calon karena posisi sudah berada di jakarta H+4. Dengan beberapa alasan antara kedua keluarga akhirnya memutuskan untuk menyerahkan semua nya baik waktu dan tempat untuk saya dan calon yang memutuskan sendiri, hal ini karena saya dan calon sama-sama merantau ke jakarta sejak lulus kuliah S1 di Jogja sehingga keluarga juga tidak bisa menuntut waktu kami karena jadwal pekerjaan yang saling bersinggungan. Inshaallah akhirnya kami menentukan sendiri waktunya jika Allah menghendaki adalah awal tahun 2017.

Setelah ada niatan tersebut diatas, pikiran dibenak saya mulai bercabang yg pertama masalah tempat tinggal dan kedua pekerjaan. Dari tempat tinggal saya sudah hampir 2,5tahun di jakarta kos dan berpindah-pindah sekitar 4x kemudian muncul pikiran bahwa saya mesti punya tempat tinggal tetap yang bisa terjangkau dari tempat saya bekerja. Maka muncullah pikiran untuk membeli rumah, namun sekali lagi dengan keterbatasan saya karena tujuan merantau ke jakarta adalah ingin belajar mandiri artinya tidak ingin ketergantungan sama keluarga lagi disini saya harus berusaha sendiri untuk mendapatkan impian itu. Sedikit demi sedikit akhirnya terkumpul tepatnya ahir oktober 2016 punya tabungan sekitar 1/3 dari harga rumah yang akan saya beli.

Subhanallah sekali lagi karena niat baik yang saya tanamkan, akhirnya Allah menjawab beberapa impian yang saya inginkan dimana pada bulan Desember 2016 ahirnya saya memiliki rumah yg sudah hampir setahun saya impikan sebelumnya, ya meskipun belum bisa ditempatin karena proyek di perum belum kelar untuk blok lainnya. Dan nikmat besar lagi yang saya dapatkan adalah pekerjaan, merupakan hal selalu terfikirkan untuk masa depan saya setelah menikah. Sudah jauh hari sebenarnya saya merasa stagnan bekerja selama 2 tahun maka dari itu waktu yang saya miliki selama 2 tahun tersebut di BTPN lebih banyak untuk belajar. Mulai dari ikut workshop training dan akhirnya ikut ujian, semua terjawab oleh Allah bahwa saya dapat memulai hasil belajar itu di awal Desember 2016 mutasi ke devisi network. Network Engineer dalam industri telcomunication (ISP) merupakan posisi yang memiliki kebanggaan tersendiri menurut saya. Cita-cita yang saya canangkan di hati dari awal sekolah menengah kejuruan sampai perguruan tinggi ahirnya Allah mulai bukakan pintunya, dan setelah terbuka pintunya disini sya mulai menambah porsi belajar karena saya punya moto hidup “never ending learning”.

Allah akan berikan porsi rezeki seseorang sesuai kemampuan seseorang tersebut. Semoga amanah dan berkah, aamiin