Welcome February

Hampir 2 bulan fakum dari blog ini khususnya nulis artikel karena gak punya laptop, jujur aja sih meskipun orang IT tapi gak punya laptop pribadi (miris banget). Selama 2 bulan kemarin kebetulan baru pindah devisi kerja dan lebih fokus untuk menyesuaikan diri ditempat baru. Dan akhirnya saat ini Februari mulai bisa ngerasain nulis lagi meskipun bukan pakai laptop sendiri setidaknya ada waktu luang untuk nulis ini dengan laptop kantor. Mungkin kalau ada timbangan badan aku lebih milih untuk mundur, soalnya 2 bulan ini ngerasa BB turun drastis karena tidur yang gak teratur (malah  curhat).

“Welcome February” semoga setelah menulis ini bisa aktif lagi untuk berbagi apapun yang telah aku baca dan pelajari.

 

Tkg Ping!!!

Blueprint CCNA 200-125

1.0 Network Fundamentals

1.1 Compare and contrast OSI and TCP/IP models

1.2 Compare and contrast TCP and UDP protocols

1.3 Describe the impact of infrastructure components in an enterprise network

  • 1.3.a Firewalls
  • 1.3.b Access points
  • 1.3.c Wireless controllers

1.4 Describe the effects of cloud resources on enterprise network architecture

  • 1.4.a Traffic path to internal and external cloud services
  • 1.4.b Virtual services
  • 1.4.c Basic virtual network infrastructure

1.5 Compare and contrast collapsed core and three-tier architectures

1.6 Compare and contrast network topologies

  • 1.6.a Star
  • 1.6.b Mesh
  • 1.6.c Hybrid

1.7 Select the appropriate cabling type based on implementation requirements

1.8 Apply troubleshooting methodologies to resolve problems

  • 1.8.a Perform and document fault isolation
  • 1.8.b Resolve or escalate
  • 1.8.c Verify and monitor resolution

1.9 Configure, verify, and troubleshoot IPv4 addressing and subnetting

1.10 Compare and contrast IPv4 address types

  • 1.10.a Unicast
  • 1.10.b Broadcast
  • 1.10.c Multicast

1.11 Describe the need for private IPv4 addressing

1.12 Identify the appropriate IPv6 addressing scheme to satisfy addressing requirements in a LAN/WAN environment

1.13 Configure, verify, and troubleshoot IPv6 addressing

1.14 Configure and verify IPv6 Stateless Address Auto Configuration

1.15 Compare and contrast IPv6 address types

  • 1.15.a Global unicast
  • 1.15.b Unique local
  • 1.15.c Link local
  • 1.15.d Multicast
  • 1.15.e Modified EUI 64
  • 1.15.f Autoconfiguration
  • 1.15.g Anycast

Continue reading “Blueprint CCNA 200-125”

Cara menghapus log session telnet di cisco

Remote login router cisco paling mudah ya pake telnet. Telnet sering digunakan untuk akses ke router dengan cepat. Telnet biasa diatur oleh seorang admin jaringan dengan maximal session yang akan di allow. Ketika session login habis mungkin karena serangan dari network luar (attacker) maka user yang seharusnya bisa masuk akan terputus dan selalu gagal remote login ke router tersebut. Disini clear line vty saja gak ampuh, untuk menghapus session pada remote login dengan telnet.

Biasanya dalam keadaan seperti ini ip management masih bisa di ping namun untuk remote login dengan telnet tidak bisa, solusinya harus di console langsung pada perangkatnya.

Berikut cara clear seasson yg ampuh dengan clear tcp tcb, sebelumnya lakukan show users terlebih dahulu untuk melihat ip address user yang masih nge chace, setelah didapatkan user yg dimaksud lakukan show tcp brief. Pilih local address yg sesuai dengan ip address user yg nge chace sebelumnya dan terahir lakukan clear tcp tcb [index tcb]

#show tcp brief 
TCB Local Address Foreign Address (state)
00526094 x.x.x.x x.x.x.x.55875 TIMEWAIT
007B2F8C x.x.x.x x.x.x.x.62886 ESTAB
007370F4 x.x.x.x x.x.x.x.56058 TIMEWAIT
007340D4 x.x.x.x x.x.x.x.55728 TIMEWAIT

#clear tcp tcb 007B2F8C

Saat berniat untuk menikah, Allah bukakan pintu rezeki

(Ar-Raĥmān):16 – Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Ada 114 surat dalam alquran, tapi lebih sering saya baca surat ar-rahman setelah surat al-mulk. Makna yang terkandung didalamnya tidak ada satupun keraguan bagi saya.

Berawal dari bercermin diri saat usia akan memasuki umur 24tahun, saya bertekad untuk mulai fokus menuju sunnah rasul yaitu menikah. Mencoba berkonsultasi dengan beberapa saudara dan keluarga ahirnya tepat seminggu setelah lebaran idul fitri 2016 orang tua berkunjung ke rumah calon dengan maksud dan tujuan untuk memperkenalkan diri namun ada beberapa tuntutan pekerjaan saya tidak bisa ikut ke rumah calon karena posisi sudah berada di jakarta H+4. Dengan beberapa alasan antara kedua keluarga akhirnya memutuskan untuk menyerahkan semua nya baik waktu dan tempat untuk saya dan calon yang memutuskan sendiri, hal ini karena saya dan calon sama-sama merantau ke jakarta sejak lulus kuliah S1 di Jogja sehingga keluarga juga tidak bisa menuntut waktu kami karena jadwal pekerjaan yang saling bersinggungan. Inshaallah akhirnya kami menentukan sendiri waktunya jika Allah menghendaki adalah awal tahun 2017.

Setelah ada niatan tersebut diatas, pikiran dibenak saya mulai bercabang yg pertama masalah tempat tinggal dan kedua pekerjaan. Dari tempat tinggal saya sudah hampir 2,5tahun di jakarta kos dan berpindah-pindah sekitar 4x kemudian muncul pikiran bahwa saya mesti punya tempat tinggal tetap yang bisa terjangkau dari tempat saya bekerja. Maka muncullah pikiran untuk membeli rumah, namun sekali lagi dengan keterbatasan saya karena tujuan merantau ke jakarta adalah ingin belajar mandiri artinya tidak ingin ketergantungan sama keluarga lagi disini saya harus berusaha sendiri untuk mendapatkan impian itu. Sedikit demi sedikit akhirnya terkumpul tepatnya ahir oktober 2016 punya tabungan sekitar 1/3 dari harga rumah yang akan saya beli.

Subhanallah sekali lagi karena niat baik yang saya tanamkan, akhirnya Allah menjawab beberapa impian yang saya inginkan dimana pada bulan Desember 2016 ahirnya saya memiliki rumah yg sudah hampir setahun saya impikan sebelumnya, ya meskipun belum bisa ditempatin karena proyek di perum belum kelar untuk blok lainnya. Dan nikmat besar lagi yang saya dapatkan adalah pekerjaan, merupakan hal selalu terfikirkan untuk masa depan saya setelah menikah. Sudah jauh hari sebenarnya saya merasa stagnan bekerja selama 2 tahun maka dari itu waktu yang saya miliki selama 2 tahun tersebut di BTPN lebih banyak untuk belajar. Mulai dari ikut workshop training dan akhirnya ikut ujian, semua terjawab oleh Allah bahwa saya dapat memulai hasil belajar itu di awal Desember 2016 mutasi ke devisi network. Network Engineer dalam industri telcomunication (ISP) merupakan posisi yang memiliki kebanggaan tersendiri menurut saya. Cita-cita yang saya canangkan di hati dari awal sekolah menengah kejuruan sampai perguruan tinggi ahirnya Allah mulai bukakan pintunya, dan setelah terbuka pintunya disini sya mulai menambah porsi belajar karena saya punya moto hidup “never ending learning”.

Allah akan berikan porsi rezeki seseorang sesuai kemampuan seseorang tersebut. Semoga amanah dan berkah, aamiin

Verifikasi nomer sertifikasi vendor dalam bidang IT

Dalam dunia IT (Information Technology) ada banyak sekali bidang keahlian juga sertifikasi dari masing-masing vendor yang di kuasainya, namun beberapa sertifikasi yang memiliki nilai jual tinggi (red : international) semakin banyak juga orang yang memilikinya untuk menunjang kemajuan pengetahuan dalam karirnya. Agar tidak tertipu oleh oknum pembuat sertifikasi palsu, berikut link untuk verifikasi sertifikasi yang dimiliki oleh seseorang, jika dalam hasil verifikasi tersebut tidak terdapat nama yang tertera pemilik nomer sertifikasi itu bisa dipastikan itu adalah sertifikasi palsu.

Konsep Memisahkan Jalur Paket Upload dan Download dengan Manipulasi Cost Matrik OSPF

memisahkan-jalur-download-upload

Dari gambar diatas, kita akan memisahkan jalur pengiriman paket download dan upload dari PC0 ke Laptop0, garis warna biru merupakan jalur pengiriman paket upload sedangkan garis warna orange merupakan jalur pengiriman paket download.

Sebelumnya sudah mencoba Konsep Load Balancing Deliver Paket dengan OSPF Memanfaatkan Manipulasi Cost Metrik, sekarang akan mencoba memisahkan jalur paket upload dan dowload dengan ospf memanfaatkan manipulasi cost matrik juga.

Perlu diketahui sebelumnya, untuk cost dari interface FastEthernet dan GigabitEthernet adalah 1. Maka PC0 untuk menuju Laptop 0 dapat digambarkan dari tabel berikut :

Source Destination Route Cost
Router0 Router3 Via Router1 4
Router0 Router3 Via Router2 3

Continue reading “Konsep Memisahkan Jalur Paket Upload dan Download dengan Manipulasi Cost Matrik OSPF”